Selasa, 19 Juni 2012

I.N.D.O.N.E.S.I.A



Sejarah Indonesia meliputi suatu rentang waktu yang sangat panjang yang dimulai sejak zaman prasejarah berdasarkan penemuan "Manusia Jawa" yang berusia 1,7 juta tahun yang lalu. Periode sejarah indonesia dapat dibagi menjadi lima era: Era Prakolonial, munculnya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha serta Islam di Jawa dan Sumatra yang terutama mengandalkan perdagangan; Era Kolonial, masuknya orang-orang Eropa (terutama Belanda) yang menginginkan rempah-rempah mengakibatkan penjajahan oleh Belanda selama sekitar 3,5 abad antara awal abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20; Era Kemerdekaan Awal, pasca-Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1945) sampai jatuhnya Soekarno (1966); Era Orde baru, 32 tahun masa pemerintahan Soeharto (1966–1998); serta Era Reformasi yang berlangsung sampai sekarang. Itulah sebagian sejarah singkat tentang NEGERIKU INDONESIAKU. Indonesiaku sangatlah indah ,terdapat keanekaragaman budaya dan suku-suku. Di indonesiaku masih banyak terdapat rumah-rumah adat, tokoh-tokoh adat, dan upacara adat. Aku anak Indonesia, sebuah negeri yang alamnya indah, tanahnya subur, dan budayanya beragam. Aku tentu bangga jadi anak Indonesia bahkan rinduku pada tanah air selalu hadir dan mengalir. Betapa indahnya Indonesia. Pikiran itu meresap jauh di otakku. Melintas bayangan warga desaku yang selalu tersenyum setiap berpapasan. Ya, kalaupun tidak tersenyum, biasanya mereka sedang menghadapi masalah perut yang kosong dan kelaparan. Berpikir keras apa yang harus dikerjakan agar bisa makan nikmat hari ini. Ah, indahnya Indonesia. Sungguh. Ditengah para elite politik dan pejabat negara menghisap darah rakyatnya. Mereka sedang tergoda, hiburku dalam hati.  Merebaknya warga yang bunuh diri, membunuh keluarga, dan saling menganiaya karena lapar. Ah, masyakat Indonesia memang belum selesai seputar masalah perut. di sini rumah kita yang terindah di dunia tanah yang merdeka, negeri Indonesia karena ku tahu di sini ada cinta yang kan ku jaga selamanya, tuk wujudkan cinta dengan janjiku bertekad selamanya Indonesia. kita adalah sayap-sayap sang garuda di atas samudera di langit khatulistiwa semoga namamu sampai ke ujung dunia ceritakan semua indahnya pada mereka. Negeri indonesia negeri yang ku cinta sebutkan namanya di langit dunia negeri indonesia, negeri yang ku cinta harumkan namanya di langit dunia. Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri. Singsingkan lengan baju Singkirkan mutiara palsu Demi tujuan negeriku Indonesia bersatu. Maka, aku akan tetap mencintai negeriku sendiri. Mungkin ini bukan lagi sebuah pepatah, tapi sudah menjadi keniscayaan. Bangsa ini bangsa penuh dusta dirampok oleh tangan-tangan kotor mereka yang mengaku pembela rakyat mereka yang mengaku pemimpin rakyat, hukum sudah dibeli para tikus tertawa mereka bebas berbuat. Aku tidak mau mengakui bahwa masalah di negaraku seperti dalam lingkaran setan. Aku juga sangat sedih kalo ungkapan “mati kelaparan di dalam lumbung” terungkap untuk menggambarkan keadaan negeriku..Aku masih punya optimisme, dan aku yakin banyak orang-orang jujur yang punya kemampuan dan dedikasi tinggi yang siap membangun negeriku..tak apalah lambat asal sampai dengan selamat, karena aku takut…kalo negeriku terus berjalan di tempat, apalah jadinya…Aku hanya berharap semoga setiap orang yang mengaku berasal dari negeriku dan cinta akan negeriku (tentunya termasuk diriku) mau dan siap berbagi dan berkontribusi buat kemajuan negeriku..Tidaklah perlu melakukan hal besar, mulai saja dari yang kecil, yang sedikit, yang berlanjut dan berasal dari hati serta niat yang tulus. Semoga! ”MERAH DARAHKU PUTIH TULANGKU BERSATU DALAM JIWAKU TERUSLAH MAJU NEGERIKU JAGALAH INDONESIAKU”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar